Showing posts with label Abdul Somad. Show all posts
Showing posts with label Abdul Somad. Show all posts

Terinspirasi Ceramah Ustadz Abdul Somad, Mantan Personel Girl Band Ini Mantap Berhijab

Mantan personel girl band Princess, Sindy Havresthino kini tampil berhijab. Dia mengungkapkan tentang awal mula dia memantapkan diri untuk menutup aurat.

source: twitter

"Dua tahun yang lalu sudah mulai ikut kajian. Hanya saja memang dulu belum aku mantapin untuk berhijab. Lalu aku berpikir kok munafik banget, sudah salat, belajar agama, kok belum berhijab. Akhirnya aku berdoa dan menguatkan hati untuk berhijab," kata Sindy di Birdman Cafe, SCBD, Jakarta, Kamis (9/8/2018).

Banyak hal dialami oleh Sindy sampai akhirnya dia berhijrah. Salah satunya ketika suatu hari dirinya mendapatkan petunjuk melalui sebuah kejadian.

"Instagram aku sempat di-hack orang, dan itu belum ada sebulan yang lalu. Setelah itu aku langsung berpikir, apa ini petunjuk dari Allah buat aku," katanya.

source: path

Salah satu orang yang memberi masukan Sindy untuk berhijrah dan berhijab adalah Ustaz Abdul Somad. Diakui oleh Sindy jika dirinya sampai mencari jadwal kapan Ustaz Somad berdakwah.

"Aku ngejar kajiannya sendiri, panas-panasan. Semuanya aku lakukan sendiri. Aku hijrah sendiri tanpa keluarga, teman, dan sahabat aku.  Aku keliling cari kajian, dan yang paling ngena itu memang Ustaz Abdul Somad," ujar Sindy.

Setelah memutuskan untuk berhijab, Sindy pun mengaku tetap melanjutkan karirnya di dunia musik. Meski dengan keputusannya ini, Sindy harus memutuskan kontrak dengan labelnya terdahulu.

source: twitter

"Seminggu lebih aku komunikasi sama pihak label. Akhirnya kemarin diputusin untuk memutuskan kontrak karena memang kalau untuk lagu religi tidak bisa dari pihak label," katanya.

Namun meski begitu, Sindy tetap menjalani karirnya secara solo. Beberapa lagu sempat di-covernya. Rencananya, nanti dia akan mulai menyanyikan lagu religi bergendre pop.

"Tujuan aku satu, aku kerja buat ibadah. Dapat banyak atau enggak banyak duit sama aja. Apapun yang aku dapat aku bersyukur," pungkasnya. [islampos]

Ada 4 Alasan Ustadz Abdul Somad Tolak Prabowo

Nama Ustaz Abdul Somad sempat masuk dalam kandidat cawapres Prabowo Subianto. Berbagai pendekatan dilakukan Prabowo agar Ustaz Somad mau bersanding menjadi cawapresnya. Salah satunya mengirim utusan langsung ke Ustaz Somad. Tapi hasilnya tetap ditolak.


1. Ustaz Somad mengaku bukan sosok yang tegas

Ustaz Somad mengucapkan terima kasih namanya bisa masuk dalam kandidat cawapres Prabowo. Dia mengatakan ada seseorang yang lebih layak menjadi cawapres Prabowo. Karena jika ingin terjun di dunia politik maka sikap tegas sangat diperlukan. Dia sendiri, merasa tidak mempunyai sikap tersebut. Ini dapat dilihat jika ada yang mengundang untuk berdakwah dia selalu menyanggupi untuk hadir.

"Yang paling mengetahui diri kita, kita sendiri. kami senang sekali dengan ustaz tegas berapi-api saat ceramah tapi setelah turun dari mimbar dia amat sangat lembut dan lunak, susah untuk mengatakan tidak. Dalam politik kita tidak bisa bilang tidak. Saya pribadi kepada jemaah itu susah mengatakan tidak maka masjid mana iya, iya, iya. Kalau itu dibawa ke dunia politik wah bisa kacau. Saya bisa iyakan semuanya, iya iya itu bahaya sekali itu salah satu contoh kecil," kata Ustaz Somad yang dikutip dari acara Talkshow TvOne.

"Saya orangnya terlalu mudah, tak sampai hati melihatnya kalau dalam dunia pendidikan baik, tapi kalau dunia politik tidak bisa harus ada ketegasan," sambungnya.


2. Popularitas di media sosial tidak bisa jadi ukuran

Banyak yang menginginkan Ustaz Somad maju sebagai cawapres karena memiliki popularitas, khususnya di kalangan umat Islam. Ini bisa dilihat di media sosial saja ceramah Ustaz Somad bisa ditonton jutaan orang. Tapi menurutnya, populer di media sosial tidak bisa jadi ukuran dirinya dengan mudah menjadi cawapres.

"Siapa yang paling banyak dicari di internet. itu tidak bisa dijadikan standar. Saya sendiri sudah cek, yang paling banyak Ustaz Abdul Somad, tapi masih dikalahkan Nisa Syabian. Itu enggak bisa dijadikan standar," jelasnya.


3. Ustaz Somad netral, tidak mendukung calon manapun

Walau tidak masuk dunia politik, Ustaz Somad berpesan kepada capres dan cawapres harus memperjuangkan Islam. Kemudian menjadi pemimpin yang adil dan amanah.

"Saya selalu bersama kelompok yang memperjuangkan Islam yang pro pada ulama ada masanya saya tidak berpihak. Lalu masalah dukung mendukung support ke depan sampai hari ini saat ceramah tidak pernah menyebut nama tidak pernah menyebut partai, tidak pernah menyebut nomor, menyebut warna kita hanya berceritakan tentang umum, pilih lah pemimpin yang sayang ulama, pilih pemimpin yang amanah, pilih pemimpin yang adil," ujarnya.


4. Fokus sebagai pendidik dan pendakwah

Alasan utama kenapa Ustaz Somad menolak jadi cawapres Prabowo karena dirinya ingin fokus sebagai pendidik dan pendakwah. Tidak ada keinginan terjun ke dunia politik.

"Saya mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada pada Jenderal Prabowo SubiantO, kepada itjima ulama yang telah memberikan kepercayaan. Bahwa ini politik dan saya konsen di bidang dakwah dan pendidikan dari dulu saya bilang fokus di bidang dakwah dan pendidikan kita bagi-bagi tugas. Saya merasa saya bukan siyasah, saya bukan Umar bin Khattab, saya bukan politisi, saya lebih pada pendidik, pengajar, penceramah," tegasnya.

[Sumber: merdeka.com]