Wirda 'Yusuf Mansur' Tolak Lamaran Dua Pria Tampan Dan Kaya

Putri dai kondang Ustadz Yusuf Mansur, Wirda Salamah Ulya adalah salah satu idola remaja saat ini. Wirda yang juga adalah duta Al Quran cukup banyak memiliki fans di media sosial.

Hal itu tak begitu mengherankan sebab remaja cantik ini dikenal ramah dan kerap memberikan nasihat-nasihat kepada netizen.


Di usianya yang beranjak dewasa, putri Ustaz Yusuf Mansur, Wirda Salamah Ulya kebanjiran pertanyaan tentang kisah asmaranya.

Bahkan tidak sedikit netizen yang mempertanyakan pernikahan impian Wirda. Di akun ask.fm milik Wirda, mengaku dirinya belum pernah dan tak memikirkan untuk pacaran.

"Enggak tertarik sama sekali. Saya melihat banyak teman yang pacaran, pas sudah bosan susah keluar dari 'zona' itu. Entah enggak enak sama ceweknya atau cowoknya. Kasian kan, ngejalainya jadi terpaksa," kata Wirda, Jumat 29 April 2016.

Selain itu alasannya adalah saat ini dia lebih memilih menuntut ilmu agama dan berdakwah.

"Alhamdulillah karena banyak agenda, banyak yang mesti dilakuin dan dikelarin, jadinya enggak kepikiran untuk pacaran. Dan saya sendiri juga enggak mau. Mengingat waktu muda harusnya bersusah-susah biar tuanya bisa menikmati. Bukan muda senang-senang, tuanya bingung mau ngapain," ungkapnya.

Namun dari sekian pengakuannya yang mengejutkan adalah bahwa perempuan yang kini tinggal di Amerika ini ternyata pernah menolak lamaran. Bukan sekali tapi dua kali.

Wirda juga mengungkapkan jika dua cowok yang melamarnya adalah cowok yang mapan dan ganteng.

"Saya pernah dilamar dua kali. Iya enggak salah baca kok, dua kali dan saya belum menginjak usia 17 tahun," ujar menjawab salah satu pertanyaan netizen.

"Saya bilang ke orangtua, tak peduli seberapa tampannya dia, pintarnya dia, bagusnya dia. Tapi kalau saya enggak suka ya enggak mau. Biarkan saya berdoa dan memilih suami sendiri," tambahnya.

Gadis kelahiran 29 November 2001 ini mengaku bingung melihat orang-orang seusianya saat ini yang menjalani proses pacaran.

"Suka bingung sama anak-anak seusia saya yang alay-alay. 'Semoga langgeng sampai kakek nenek ya', padahal masih cinta monyet. Bah, pas putus nangis-nangis. Duh," tutur Wirda. [tbn]